Ada kalanya sebuah buku datang bukan sekadar sebagai bacaan, tetapi seperti seseorang yang mengetuk pintu ingatan. Ia membuka halaman demi halaman, lalu tanpa terasa membawa kita kepada sebuah suasana yang pernah begitu akrab: Indonesia yang hangat, penuh perbedaan, tetapi tidak mudah saling membenci. Begitulah perasaan saya ketika membaca buku ini—buku yang saya peroleh dari sebuah acara Gus Duri