Press ESC to close

Selasa Legi MWCNU Diwek Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Pengajian Umum

JOMBANG - Masyarakat Desa Ceweng Kecamatan Diwek dan sekitarnya memadati kantor kepala Desa Ceweng, Selasa (23/6) pagi. Mereka mengikuti kegiatan Seloso Legi yang digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Diwek.

Jamaah meluber ke dalam dan halaman Masjid Darussalam. Bahkan jalan raya Ceweng Mojowarno mengalami kemacetan parah. Mereka berasal dari para pengurus ranting NU dari desa-desa sekecamatan Diwek. Termasuk para pengurus lembaga dan badan otonom (banom) di NU.

Camat Diwek hadir bersama Kapolsek dan Danramil. Termasuk jajaran pengurus MWCNU Diwek. 

Selain rutin pengajian umum, Seloso Legi juga memberikan pelayanan gratis berupa pemeriksaan kesehatan. Baik untuk cek tensi darah, kandungan gula darah, cek kolestrol maupun cek asam urat. 

Kepala Desa Ceweng lmam Subata mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia. "Baik itu pengurus ranting NU Desa Ceweng, pengurus masjid Darus Salam Ceweng, Ansor, Fatayat dan Muslimat atas kerja kerasnya dalam menyiapkan kegiatan hari ini," ujarnya.

Dia meminta doa restu kepada pengurus MWCNU Diwek dan warga NU Kecamatan Diwek agar Desa Ceweng diberikan ketentraman, kenyamanan, kesehatan dan rezeki. "Dan Desa Ceweng makin maju dan barokah untuk semua," pintanya. 

Ketua MWCNU Diwek KH. Hamdi Sholeh menganjurkan kepada seluruh warga nahdhiyin kecamatan Diwek yang hadir agar menyambut bulan Muharam dengan bahagia. "Karena banyak peristiwa besar yang dialami banyak nabi di bulan Muharam ini," ujarnya.

"Bisa menyambutnya termasuk dengan menjalankan puasa sunah, memperbanyak istighfar dan sedekah," imbuhnya. "Terutama menyantuni para anak yatim," tandasnya.

Saat menyampaikan mauidzah hasanah, KH Nur Hadi (Mbah Bolong) menegaskan tahun baru lslam menjadi momentum bagi warga NU untuk menjadi lebih baik. "Itu harus dimulai dengan taubat terlebih dulu," ujarnya.

Mustasyar PCNU Jombang ini menegaskan perlunya bersyukur dan instrospeksi diri dalam memasuki tahun baru lslam. "Itu yang pertama agar tahun ini menjadi barokah umurnya," imbuhnya 

Pengasuh Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh ini juga mendorong jamaah untuk saling menyayangi dan menghornati di masyarakat. "Warga NU harus bisa rukun dengan tetangga dan lingkungan sekitar," imbuhnya.

Seorang hamba, lanjutnya, dalam menuju ridha Allah pasti membutuhkan jalan. "Thoriqoh atau jalan itu salah satunya dengan tidak melupakan sejarah perjuangan Nabi Muhammad dalam menyebarkan agama Islam," pungkasnya. 

Selama kegiatan berlangsung, jamaah mengikuti dengan tertib. Mereka makin antusias karena panitia menyediakan beberapa hadiah setelah menjawab pertanyaan. (far)

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Wisuda Santri Alif Laam Miim, Pengasuh Tekankan Ilmu dan Keberkahan
Wisuda Tahfidz Bukan Akhir Perjuangan, Santri Didorong Tebar Nilai Al-Qur'an di Beragam Profesi
Launching Buku Siswa dan Etnik Nusantara Tandai Lepas Kelas Akhir
Kaleng NU Wujudkan Mimpi Pelajar Berprestasi, LAZISNU Ranting Grogol Salurkan Beasiswa untuk Siswa Dasar

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.