JOMBANG - Lapangan Kecamatan Diwek penuh dengan anak-anak, Sabtu (16/5) pagi. Lapangan yang berada selatan Makoramil Diwek itu digunakan manasik haji. Pesertanya adalah 980 siswa madrasah ibtidaiyah (MI) se-Kecanatan Diwek.
Tampak hadir Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang beserta jajaran. Termasuk Danramil Diwek dan para pengawas madrasah di KUA Diwek.
Kegiatan ini digelar oleh kelompok kepala madrasah ibtidaiyah (KKMI) bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Kecamatan Diwek. Manasik haji merupakan program kerja yang sudah dicanangkan LP Ma'arif PCNU Jombang. MI di Kecamatan Diwek yang terlibat pada kegiatan ini berasal dari 34 lembaga.
Ketua panitia, Muhammad Yasin, menyampaikan harapannya agar manasik haji seperti ini bisa berjalan setiap tahun. "Ke depan agar pelaksanaannya bisa lebih baik lagi," ujar kepala MI Mualimat Cukir ini.
Rangkaian kegiatan dimulai tepat pukul 07.30. Dilanjutkan dengan guru pendamping dari setiap MI mulai bergerak mengarahkan peserta manasik haji.
Kasi Penma Kemenag Jombang, Nur Khozin, mengatakan kegiatan ini bisa menjadikan penuh dengan keberkahan. "Mudah-mudahan kita semuanya bisa datang ke Tanah Haromain," ujarnya.
Dia juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan praktik dari pembelajaran yang biasanya dilaksanakan di dalam kelas. "Sehingga siswa memperoleh pengalaman langsung lewat manasik haji ini," imbuhnya.
Ia juga memberikan semangat kepada para peserta dengan mengajak meneriakkan yel-yel madrasah hebat. Para peserta pun terlihat antusias pada sesi ini.
Khutbah wukuf dan doa penutup dipimpin Mohammad Sobih, kepala MI Darul Ulum Balongbesuk. Meski di bawah terik sinar matahari, terlihat para peserra tertib selama mengikuti kegiatan.
Ditemui di lokasi acara, ketua KKMI Diwek, Adi Purnomo, menyampaikan bahwa meski baru pertama kali, diharapkan manasik haji ini bisa menjadi ilmu yang bermnafaat. "Dan jadi barokah buat anak-anakku semua, terutama yang duduk di kelas lima," ujarnya.
"Semoga apa yang sudah kalian lakukan kali ini semoga bisa terwujud di masa yang akan datang," harapnya. "Terima kasih kepada para kepala MI dan guru pendamping yang sudha jerih payah membantu," pungkasnya. (kho)