Bondowoso, (Pesantren.Id) – Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo, KHR. Achmad Azaim Ibrahimy, S.Sy., M.H., Ph.D., membaiat Pengurus Ijtihad Rayon IKSASS Bondowoso masa khidmah 2026–2030, Ahad malam, 13 September 2026.
Prosesi baiat tersebut berlangsung dalam rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di Kantor Rayon IKSASS Bondowoso, Jalan KHR. As’ad Syamsul Arifin, Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB atau selepas salat Isya itu turut dihadiri Ketua Umum Pusat IKSASS Alumni, KH. Achmad Fadlail, M.H., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo.
Kehadiran para alumni, wali santri, simpatisan, serta keluarga besar IKSASS membuat suasana kegiatan berlangsung semarak. Kantor Rayon IKSASS Bondowoso dan halaman sekitar dipadati peserta yang ingin mengikuti peringatan Maulid Nabi sekaligus prosesi pengukuhan pengurus.
Padatnya jumlah peserta bahkan membuat kondisi kantor dan halaman tampak penuh atau overload. Meski demikian, kemeriahan tersebut tetap berjalan beriringan dengan suasana khidmat selama prosesi keagamaan dan pembaiatan berlangsung.
Dalam prosesi tersebut, KHR. Achmad Azaim Ibrahimy membaiat para Pengurus Ijtihad Rayon IKSASS Bondowoso untuk menjalankan amanah organisasi selama masa khidmah 2026–2030.
Baiat tersebut menekankan pentingnya ketaatan, tanggung jawab, serta kesungguhan dalam menjalankan amanah di bawah bimbingan ulama Ahlussunnah wal Jamaah.
Salah satu pesan yang disampaikan dalam teks baiat berbunyi, “Ba’i’atukum ‘alassam’i wath-tha’ati wal-qiyami bil-wajibi wal-jihadi fi sabilillah biqiyadati ‘ulama’i ahlissunnati wal-jama’ah.”
Dalam ikrar tersebut, para pengurus menyatakan kesediaannya menerima amanah dan jabatan dengan penuh kesadaran serta tanggung jawab. Mereka juga berkomitmen menjalankan tugas sesuai aturan dan mekanisme organisasi.
Para pengurus turut mengikrarkan komitmen untuk selalu memegang prinsip jujur, giat, dan ikhlas dalam menjalankan amanah organisasi. Mereka juga menyatakan kesanggupan menjunjung tinggi harkat, martabat, serta nama baik pesantren dan organisasi.
Selain itu, para pengurus berjanji untuk memberikan suri teladan sesuai dengan Khittah Ma’hadiyah. Komitmen tersebut menjadi pijakan moral dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepengurusan.
Melalui pembaiatan yang dipimpin KHR. Achmad Azaim Ibrahimy, Pengurus Ijtihad Rayon IKSASS Bondowoso diharapkan mampu menjaga amanah, memperkuat khidmah kepada pesantren, serta menjalankan roda organisasi dengan penuh kejujuran, keikhlasan, dan tanggung jawab.