Press ESC to close

Silaturahim dan Studi Tiru, LTN MWCNU Diwek Gali Inspirasi dari Rejoso Nganjuk

Guna mengembangkan kinerja organisasi, LTN MWCNU Diwek Jombang melakukan studi tiru ke LTN MWCNU Rejoso Nganjuk. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Ahad, (29/06/2025) di Rejoso Nganjuk. 

Ketua LTN MWCNU Rejoso merasa bahagia dapat menerima kunjungan dari LTN MWCNU Diwek yang telah lama direncanakan.

"Kami sangat berbahagia teman-teman LTN MWCNU Diwek bisa berkunjung. Mudah-mudahan silaturahim antara LTN MWCNU Diwek dan LTN MWCNU Rejoso dapat ridho dari Allah SWT," jelas perempuan yang akrab disapa Bu Ika iki.

Ia juga berharap kegiatan studi tiru tersebut dapat membawa kebaikan yang dapat dikembangkan di daerahnya masing-masing.

"Semoga studi tiru ini mugi-mugi membawa berkah dan manfaat. Semoga semuanya mendapatkan ilmu yang bisa diamalkan," imbuhnya.

Pengurus MWCNU Rejoso, Heri Purwanto menceritakan tujuan dan sejarah berdirinya LTN MWCNU Rejoso adalah untuk mengabadikan perjuangan-perjuangan dan kegiatan Kiai NU di tingkat ranting dan kecamatan.

"Saya juga selaku pembina LTN MWCNU Rejoso, disuruh MWCNU Rejoso untuk mewakili penyambutan kepada LTN MWCNU Diwek," tegas pria yang juga Ketua koordinator kader penggerak 2018-2025.

Ia menegaskan bahwa LTN MWCNU Rejoso baru lahir sekitar 6 bulan lalu. "Terinspirasi dari ketika saya jadi ketua Lakpesdam saat NU Award. Saya berkeinginan ada LTN MWCNU dari alumni PD PKPNU," terangnya.

Sedangkan Ketua LTN MWCNU Diwek, Mukani mengungkapkan keinginannya studi tiru ke LTN MWCNU Rejoso adalah karena LTN MWCNU Rejoso satu-satunya LTN MWCNU yang memiliki kesekretariatan.

"Satu-satunya LTN MWCNU yang punya kesekretariatan adalah LTN MWCNU Rejoso, di sini juga LTN MWCNU nya menjadi juara di NU Award dari PCNU Nganjuk," jelas pria yang juga Dosen STAI Krempyang Nganjuk.

Meskipun hanya forum kecil, lanjutnya, ia berharap menjadi aksi yang berdampak untuk pengembangan organisasi.

"Silaturahim ini kecil tapi semoga berdampak. Keren kalau LTN itu berada di tingkat Kecamatan," jelasnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada segenap pengurus LTN MWCNU Rejoso yang telah menyediakan tempat dan fasilitas untuk kegiatan studi tiru.

"Terimakasih atas penyambutannya, dan terimakasih atas sharing ilmu dalam pengelolaan SDM dan organisasi di Lembaga Ta'lif Wan Nasyr ini," pungkasnya.

Selain melakukan kegiatan studi tiru, juga sekaligus rihlah ke Bendungan Semantok. Salah satu Bendungan yang pernah diresmikan langsung oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada tahun 2022. Bendungan tersebut merupakan bendungan terpanjang di Asia Tenggara.

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Dari Gresik untuk NU: KH Chisni Umar Burhan dan Dedikasi Arsip Sejarah
Serah Terima Kepengurusan LP Ma'arif PCNU Banyuwangi Penuh Kebersamaan
Pengajian Seloso Legi Diwek Dibuka Kembali, Antusias Jamaah Membludak
Gus Shohib Pengurus Ansor Jatim Luncurkan Novel Ketika Cinta Bertaubat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.