Press ESC to close

Nabil Haroen: Refleksi Kurban, Pengorbanan Manusia dan Kepasrahan kepada Allah

JAKARTA— Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa M. Nabil Haroen menegaskan dalam refleksi rangkaian Idul Adha dan Hari Tasyri’, bahwa penting bagi umat manusia untuk senantiasa rela berkorban dan mengabdi dalam rangka ketundukan kepada Allah.

“Idul Adha menjadi momentum penting untuk mengabdi, menyerahkan diri kepada Allah Subhanahu wata’ala, sebagai bagian penting pemaknaan manusia sebagai hamba-Nya. Kita belajar dari teladan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, untuk penyerahan total, ketundukan dan kepasrahan kepada Allah,” ungkap Nabil Haroen kepada media ini, Selasa (18/06).

Menurut Nabil Haroen, prosesi Kurban, menjadi refleksi utama kita semua untuk senantiasa mau berkorban, mau menyembelih nafsu kesombongan, egoisme dan keserakahan diri kita sebagai manusia.

“Manusia tidak punya hak untuk sombong, karena yang sejatinya penguasa Langit dan Bumi hanyalah Allah Swt. Dengan demikian, prosesi kurban ini menjadi ruang untuk bercermin, betapa kita perlu senantiasa mengorbankan sesuatu untuk mencapai kepasrahan total kepada Allah,” terang Nabil Haroen, yang juga anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan.

Lebih lanjut, beliau mengungkapkan pentingnya berbagi kepada sesama, memikirkan orang lain, seraya menjaga keseimbangan kehidupan di buminya Allah.

“Bahwa, ada momentum untuk berbagi kepada sesama, ada nuansa untuk terus memberikan yang terbaik kepada orang lain. Serta menjaga lingkungan dari kerusakan dengan tetap menjaga ekosistem yang ada secara baik,” jelas beliau yang juga Wakil Ketua Umum PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Nabil Haroen menyampaikan bahwa pihaknya mendorong kader-kader Pagar Nusa untuk senantiasa bergerak dan mengabdi.

“Sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, mendorong kader-kader dan pendekar untuk menjalani Idul Adha dan hari tasryik dengan penuh Khidmah. Kita istiqomah mengabdi kepada pesantren, Nahdlatul Ulama, Islam dan bangsa Indonesia. Semoga senantiasa ibadah dan pengabdian kita diterima oleh Allah,” demikian jelas Nabil Haroen.(*).

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Dari Gresik untuk NU: KH Chisni Umar Burhan dan Dedikasi Arsip Sejarah
Serah Terima Kepengurusan LP Ma'arif PCNU Banyuwangi Penuh Kebersamaan
Pengajian Seloso Legi Diwek Dibuka Kembali, Antusias Jamaah Membludak
Gus Shohib Pengurus Ansor Jatim Luncurkan Novel Ketika Cinta Bertaubat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.