Press ESC to close

Halal Bihalal LTN MWCNU Diwek, Momen Rekatkan Persaudaraan dan Matangkan Program Kerja

JOMBANG - Lembaga Ta'lif wan Nasyr (LTN) MWCNU Kecamatan Diwek gelar Halal Bihalal, Jum'at (18/04/25). Acara dilaksanakan di Kafe Kuyaka Cukir Diwek Jombang. Selain dihadiri pengurus, acara juga dihadiri Dewan Pakar LTN MWCNU Diwek, Dr Fatkhur Rohman.

Pria yang juga dosen Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng ini berharap LTN bisa memberi warna di wilayah Diwek. Terutama  perkembangan dan pemahaman literasi di kalangan madrasah maupun pondok pesantren.

"Dengan bertambahnya anggota baru LTN MWCNU Diwek, semoga makin semangat menjalankan program-program kerja," ujarnya. "Termasuk penyelesaian menerbitkan buku kiai dan ibu nyai NU di wilayah Diwek," imbuhnya.

Momentum Halal Bihalal, tambahnya, adalah waktu sangat baik untuk menjalin persaudaraan. "Semoga bertambah kompak dalam menjalankan amanat organisasi," pintanya. 

img-20250419-082308.jpg

Hal itu diamini Farhan Rafi. Sekretaris LTN MWCNU Diwek ini mengakui makin banyak pihak mengakui eksistensi LTN di Diwek. Bahkan di kabupaten Jombang.

Bulan Ramadhan kemarin, lanjutnya, pihaknya setiap hari mempublikasikan dhawuh kiai. "Itu diambil dari Majalah Aula terbitan PWNU Jatim dan kita sudah dapat ijin dari redaksinya untuk mengutip," jelasnya.

Dosen Universitas PGRI Jombang (UPJB) ini menambahkan, penerbitan buku kisah kiai dan ibu nyai di Diwek memasuki tahap akhir. "Tinggal sembilan tokoh yang belum selesai ditulis," ujarnya.

Dirinya berharap tidak begitu lama buku itu akan bisa dinikmati para pembaca. "Terutama kaum muda NU agar menangkap spirit dari tokoh-tokoh yang ditulis," tegasnya.

Optimalisasi potensi pengurus LTN MWCNU Diwek. Ini dilakukan agar program kerja berjalan lebih optimal. 

"Terutama dalam mengakomodasi kompetensi yang dimiliki setiap pengurus LTN Diwek," kata Fery Sriafandi, pengurus lainnya.

Pertemuan itu, lanjutnya, juga menyepakati pembagian tugas ke dalam beberapa divisi. Baik divisi diklat, kepenulisan, penerbitan, media dan IT.

"Selain kegiatan peliputan di setiap agenda MWCNU Diwek, lembaga dan banom," tambahnya.

Sri Wilujeng, Koordinator Divisi Diklat, menuturkan adanya agenda pengenalan tradisi literasi di wilayah Diwek. "Baik di lingkungan sekolah, madrasah maupun pondok pesantren di sekitar Diwek," jelasnya.

Dia berharap eksistensi LTN di Diwek makin diakui di semua lini. "Baik di level murid maupun dewan gurunya," terangnya.

Ditemui di lokasi acara, Mukani selaku Ketua LTN MWCNU Diwek makin optimis. Energi pengurus baru diharapkan bisa menutupi kekurangan kepengurusan selama ini.

"Agar makin matang pelaksanaan program kerja yang sudah disusun. Ujungnya LTN makin khidmah bagi perjalanan NU di Diwek," pungkasnya. (rif)

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Dari Gresik untuk NU: KH Chisni Umar Burhan dan Dedikasi Arsip Sejarah
Serah Terima Kepengurusan LP Ma'arif PCNU Banyuwangi Penuh Kebersamaan
Pengajian Seloso Legi Diwek Dibuka Kembali, Antusias Jamaah Membludak
Gus Shohib Pengurus Ansor Jatim Luncurkan Novel Ketika Cinta Bertaubat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.