Press ESC to close

Guru NU Diharap Makin Kompeten Saat Mengajar

LUMAJANG - Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif Kecamatan Senduro menggelar pengajian kitab Adabul Alim wal Muta'allim, Sabtu (27/9). Kitab tentang pendidikan ini ditulis Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy'ari, pendiri organisasi NU.

Bertempat di Gedung NU Center Senduro, kegiatan rutin ini diikuti sedikitnya 40 peserta. Mereka adalah para anggota LP Ma'arif Senduro.  

Rangkaian acara dibuka dengan tawassul pembacaan shalawat nabi. Dilanjutkan dengan pembacaan doa khatmil Qur'an.

Ketua LP Ma'arif Senduro Qit Firul Aziz menyampaikan bahwa rutinan ini digelar agar para guru NU menambah wawasan. "Termasuk guru NU bisa menjadi guru yang mengikuti dan menjalankan materi sebagimana kitab yang dikaji ini," ujarnya.

Layanan LP Ma'arif, lanjutnya, semakin hari semakin baik. "Semua gratis termasuk SK dan pelatihan pelatihan dari Ma'arif PCNU Lumajang," imbuhnya.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Senduro lmron Jalil menegaskan agar acara ini terus dilestarikan. "Sebagai bentuk penghargaan kepada para pendiri madrasah yang telah ikut NU sejak awal," ujarnya.

 Dia juga berharap agar rutinan juga sebagai wahana guru menambah ilmu baru. "Untuk diamalkan kepada para muridnya," katanya.

Saat menyampaikan materi kitab, Rais Syuriah MWCNU Senduro KH Khoirul Huda menyampaikan guru harus bisa memilih materi. "Ajarkan dulu materi yang paling penting dari yang penting," ujarnya.

Guru, lanjutnya, saat mengajar jangan terlalu panjang dan tidak terlalu pendek. "Juga harus ada variasi mengaji, jangan monoton," pesannya.

Cara mengajar yang baik, imbuhnya, guru tidak perlu teriak-teriak. "Tapi juga jangan terlalu pelan, sedang saja sesuai kebutuhan," pesannya.

Guru olehnya juga diharapkan saay menjelaskan sebuah masalah, dijelaskan secara pelan dan jelas. "Jadi biar mudah dipahami, kadang dijelaskan diulang sampai tiga kali," pungkasnya. 

Selama acara berlangsung, semua peserta mengikuti dengan khidmat. Ini sebagai bentuk upaya peningkatan kompetensi para guru yang hadir. (imj)

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Dari Gresik untuk NU: KH Chisni Umar Burhan dan Dedikasi Arsip Sejarah
Serah Terima Kepengurusan LP Ma'arif PCNU Banyuwangi Penuh Kebersamaan
Pengajian Seloso Legi Diwek Dibuka Kembali, Antusias Jamaah Membludak
Gus Shohib Pengurus Ansor Jatim Luncurkan Novel Ketika Cinta Bertaubat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.