Bulan Ramadan tidak hanya dipahami sebagai bulan ibadah ritual, tetapi juga sebagai momentum penguatan dimensi intelektual. Di Pesantren hal ini termanifestasi melalui intensifikasi ngaji bandongan yaitu metode pembelajaran kolektif berbasis pembacaan kitab kuning atau turats.
Mengakui kesalahan dan bertaubat merupakan langkah yang harus dilakukan oleh seseorang yang ingin mendekatkan diri kepada Allah Swt. Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad menekankan pentingnya mengakui kesalahan bagi setiap manusia
Jika kita melihat kembali ayat-ayat tentang puasa dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 183-189, di situ disebutkan apa yang hendaknya diraih dalam berpuasa, yaitu menjadi manusia bertakwa, menjadi manusia bersukur serta pada akhirnya memperoleh kemenangan. Dalam hal ini tentu saja kemenangan spiritual.
Nilai keseimbangan inilah yang kemudian diterjemahkan dalam berbagai aspek kehidupannya. Misalnya, bagaimana si kaya harus membantu yang miskin? Demikian juga bagaimana si miskin berusaha dan hidup tidak menjadi beban bagi yang lain.
Cara menguatkan tekad ini adalah dengan senantiasa mengingat Allah Swt dan berpikir positif atas segala yang telah Allah berikan. Ingat kepada Allah ini adalah satu dari sekian banyak cara yang bisa kita lakukan supaya tetap konsisten.
Dalam ibadah puasa, kita diberi kesempatan oleh Allah Swt. untuk membersihkan jiwa dan rohani kita dari sifat-sifat yang buruk yang mendorong untuk melakukan perbuatan buruk, sehingga orang-orang yang mulia dapat jatuh ke derajat yang paling rendah.
Jakarta – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang inspiratif dan bermakna, SANFFEST menggelar acara Bedah Film SANFFEST Ramadan yang akan mempertemukan para sineas, tokoh publik, dan masyarakat dalam satu forum diskusi sinema.
Pastinya banyak diantara kita yang menginginkan dekat dengan Tuhan, tetapi banyak dari kita yang tidak paham dan tidak mengetahui bagaimana cara dan langkah awal untuk mendekati-Nya