
Dalam rangka mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan pesantren, Pesantren ID bersama Dunia Santri Community, APDPM Jatim, dan SAKTI (Santri Melek Teknologi) menghadirkan Halaqah Santri Digital Jawa Timur 2025. Agenda ini mengusung tema “Menguatkan Komunikasi Publik Pesantren di Era Digital”, sebuah ikhtiar kolaboratif untuk memperkuat kapasitas santri dalam menghadapi tantangan komunikasi pada era yang serba cepat dan berbasis teknologi.
Kegiatan akan diselenggarakan pada:
📅 Jum’at–Sabtu, 12–13 Desember 2025
📍 Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya – Jawa Timur
Halaqah ini menjadi ruang pertemuan strategis antara para kiai, akademisi, praktisi media, dan para penggerak digital pesantren untuk membahas penguatan narasi keislaman, literasi digital, serta strategi komunikasi publik yang adaptif dan berkelanjutan.
Daftar Narasumber
Acara ini akan dihadiri oleh para tokoh dari berbagai bidang:
-
Gus Achmad Rifai Rachman – Pengasuh PP Zainul Hasan Genggong, Probolinggo
-
Dr. KH. M. Afifudin Muhajir – Pengasuh PP Al Amiyah Bahrul Ulum
-
Pulling Chauzar, S.STP., M.Si. – Kabiro Adpim Setda Jawa Timur
-
Dr. H. Ahmad Hakim Jayli – Direktur TV9 Nusantara
-
Gus Fikri Umamza – Rektor Universitas Al-Falah Assunniyyah
-
Zainal Muttaqin, M.I.Kom. – Kabag MKP Setda Jawa Timur
-
Ning Khilma Anis – Penulis Buku Hati Suhita
-
Mohammad Haiba Abqary – Guest Star & Influencer (@haibe.rebron)
-
Ning Imaz Fatimatuz Zahro – Pengasuh PP Al Ihsan Lirboyo, Kediri
-
Dr. Abdullah Hamid – Direktur Pesantren ID & DuniaSantriCommunity
Acara pembukaan akan dipandu oleh Arina Asyifa sebagai MC Opening Ceremony.
Rangkaian Kegiatan
Selain sesi halaqah dan diskusi strategis, acara ini juga akan dimeriahkan oleh:
✨ Penampilan Tari Sekar Giri
Dipersembahkan oleh Sanggar Kalimas Surabaya, sebagai simbol kekayaan budaya Jawa Timur yang menyatu dengan tradisi pesantren.
Halaqah Santri Digital 2025 dirancang tidak hanya untuk penguatan kompetensi digital santri, tetapi juga untuk membangun jejaring kolaborasi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat digital secara lebih luas. Dengan hadirnya berbagai tokoh pemikir dan praktisi, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan strategi komunikasi publik pesantren yang lebih kuat, responsif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Penutup
Pesantren sebagai pusat pendidikan dan peradaban Islam Indonesia memiliki potensi besar dalam membentuk narasi digital yang moderat, sejuk, dan solutif. Melalui Halaqah Santri Digital Jawa Timur 2025, kita memperkuat kembali komitmen untuk menjadikan santri sebagai garda terdepan dalam menjaga ruang digital yang damai dan beradab.
Ikuti update terbaru kegiatan ini melalui:
🌐 pesantren.id
📱 Instagram: @duniasantricommnunity | @pesantren.id